Dengan kekayaan alam yang terbentang diantara gugusan pegunungan yang seakan - akan mencengkeram masuk kedalam bumi, kita berdiri menikmati indahnya panorama pagi disudut desa yang asri dan hijau.
Menghirup udara sedalam-dalamnya dinuansa pagi seakan-akan meningkatkan kinerja paru-paru yang selama ini sesak oleh banyaknya karbon yang masuk ditengah penatnya kehidupan perkotaan.
Terasa damai dan indahnya alam ini, banyak hal yang kita terlupa karena hanya mencari kebutuhan materil yang seakan-akan telah memenuhi relung hati dan menjadi laku sehari-hari, dan kita sekan terbuai oleh angan yang tak kunjung usai.
Kedamaian ini menyayat hati dan seakan-akan mencibir kita yang telah terlalu jauh melangkah meninggalkan tata kehidupan yang sebetulnya sangat kita dambakan, serasa miris melihat diri sendiri yang selalu menghalalkan segala cara untuk memenuhi kebutuhan.
Indahnya hari ini mengngatkanku bahwa tak selamanya materi bisa memenuhi relung hati dengan kedamaian.
Kusyukuri atas karunia yang pagi ini telah banyak manamparku kembali mengingat bahwa ada yang lebih indah dari semua
Indahnya hari ini mengngatkanku bahwa tak selamanya materi bisa memenuhi relung hati dengan kedamaian.
Kusyukuri atas karunia yang pagi ini telah banyak manamparku kembali mengingat bahwa ada yang lebih indah dari semua

Tidak ada komentar:
Posting Komentar